Mandi malam, Bikin Rematik?

Sebagian besar orang mungkin percaya karena sering mendengar mitos yang mengatakan bahwa mandi pada malam hari dapat menyebabkan rematik. Ternyata, itu memang sebatas mitos saja. Yang sebenarnya terjadi, mandi pada malam hari akan memicu rasa nyeri pada sendi yang telah terserang rematik, karena kapsul sendi akan mengkerut setiap tubuh disiram air dingin. Bila penderita rematik mandi menggunakan air hangat, rasa sakit itu justru akan berkurang.

Sebaliknya, rematik disebabkan oleh konsumsi berlebihan makan-makanan seperti jeroan, seafood dan minuman beralkohol yang dapat memicu purin atau bahan yang akan diubah menjadi asam urat. Olahraga ringan seperti senam dapat mengurangi risiko tersebut.

Risiko seseorang terkena rematik akan bertambah seiring bertambahnya usia. Jadi usia memang memiliki pengaruh terhadap munculnya rematik. Hal ini disebabkan semakin menipisnya lapisan pelindung sendi dan mengentalnya minyak pelumas di atas usia 45 tahun. Namun tidak menutup kemungkinan rematik juga menyerang anak muda, bahkan bayi.

Setidaknya, 1 dari 6 orang anak muda menderita rematik. Bahkan, salah satu jenis penyakit, Juvenille Rhematoid Artritis, banyak di derita oleh anak-anak.

Rematik menyerang tubuh bagian sendi dan otot. Selain itu, rematik juga dapat menyerang bursitis (radang bursa), tenditis (radang tendon), fascitis (radang fascia), myositis (radang otot) dan rasa nyeri pada pinggang.

Gejala rematik pada masing-masing individu berbeda, seperti rasa nyeri dan kaku pada sendi di pagi hari atau ketika bergerak setelah lama duduk atau berbaring. Ada juga yang mengalami gejala rematik dengan disertai peradangan, sendi berwarna kemerahan, bengkak bahkan sampai demam.

http://sehat.suaramerdeka.com/index.php?id=112

Posted in mitos, tulang. Tags: . 3 Comments »

3 Responses to “Mandi malam, Bikin Rematik?”

  1. Alex Says:

    Your blog is interesting!

    Keep up the good work!

  2. ima Says:

    apa penyebab nyeri sendi pada anak-anak? anak saya umur 16 tahun akhir-akhir ini sering mengeluh nyeri pada lututnya. Apakah mungkin itu gejala rematik? Bagaimana pengobatannya?

  3. sony arifin Says:

    makasih banyak ya atas infonya !!!!!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • RSS Terbaru dari Pinginsehat.Info

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
  • RSS Top Movies

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
  • %d bloggers like this: