GANGGUAN SEKS

“ ADUH, GANGGUAN SEKS ! ”

“Aduh,suami sudah tidak bergairah lagi nih”, “Kok suami ku cepat sekali yah ‘keluar’ nya?”, “ Haiya, istriku sekarang sudah hampir sebulan aku ajak-ajak nggak pernah mau”.

Seringkali anda mendengar kata-kata itu di sinetron, atau mungkin mendengar gosip teman-teman sekantor.

Kemudian ada yang menceletuk “Minum saja obat kuat”.

Memang ternyata banyak pasangan yang tidak dapat menikmati lagi hubungan seksual, atau bahkan tidak dapat melakukan hubungan seksual sama sekali. Ini dapat disebabkan oleh faktor fisik atau psikologis, bahkan dapat merupakan gabungan dari keduanya. Dan sebelum langsung minum obat kuat yang di Indonesia banyak dijual bebas dari di warung pinggir jalan sampai di supermarket, baca dahulu artikel ini untuk mengetahui dan mentelusuri penyebab yang sebenarnya.

Dan yang penting untuk diketahui, untuk menghasilkan kesembuhan yang optimal, terapi harus dilakukan bagi kedua belah pihak, baik pada sang pria maupun sang wanita. Karena biasanya ketidakpuasan yang satu dapat merupakan akibat dari kelainan yang diderita oleh pasangannya. Contohnya, seorang wanita akan mengalami ketidakpuasan seksual, apabila pasangan prianya mengalamai premature ejakulasi dalam waktu yang cukup lama.

‘BIRDIE’ tidak mau berdiri!

Impotensi adalah ketidakmampuan dari seorang pria untuk mendapatkan atau mempertahankan ereksi. Masalah ini dapat merupakan masalah yang cukup besar dalam perkawinan, tetapi sebenarnya dapat diobati.

Beberapa penyebab impotensi ini adalah tingkat hormon testosteron pada pria yang rendah, stress yang berat atau berkepanjangan, kelelahan, penyakit menahun / kronik, penggunaan narkoba, peminum alkohol berat, gangguan pada pembuluh darah dan otot.

Terapinya tergantung dari penyebabnya. Apabila penyebab telah ditemukan, maka terapi dapat dilakukan.

“Cepat sekali kau keluar..”

Ejakulasi dini / prematur ejakulasi adalah orgasme yang cepat yang terjadi segera setelah atau sebelum, penis masuk ke vagina wanita saat melakukan hubungan intim. Masalah ini adalah salah satu masalah seks yang tersering yang dialami oleh pria. Hampir semua pria mungkin pernah mengalami ejakulasi dini setidaknya sekali seumur hidup pada saat sangat bergairah. Beberapa ahli seksual menyatakan bahwa yang disebut ejakulasi dini adalah saat seorang pria mencapai orgasme nya sebelum pasangannya mencapai orgasme, dalam waktu kurang dari setengah waktu melakukan hubungan intimnya.

Kebanyakan ejakulasi dini ini penyebabnya adalah faktor psikologis. Seorang pria dapat mengalami ejakulasi dini karena di saat mudanya ia mengalami pengaruh tertentu dalam lingkup sosialnya. Contohnya, apabila pengalaman hubungan intim pertama seorang pria adalah dengan seorang WTS (prostitute), maka pria tersebut dapat mengalami ejakulasi dini saat itu dan juga di kemudian harinya. Ejakulasi dini juga dapat merupakan akibat dari kekhawatiran seorang pria muda akan reaksi orang tuanya yang sering melarang masturbasi atau seks sebelum menikah.

Ejakulasi dini yang berkepanjangan dapat mengakibatkan kekhawatiran terhadap performa seks seorang pria, dan berlanjut ke impotensi.

Apabila tidak cepat-cepat diatasi, ejakulasi dini ini dapat mengakibatkan konflik dan ketidak percayaan diantara pasangan. Wanita dapat menuduh si pria membayangkan wanita lain, atau tidak puas karena si wanita belum mengalami kepuasan seksual yang didambakannya.

Beberapa terapi yang dapat dilakukan adalah terapi relaksasi, body massage / pijat tubuh, dan komunikasi yang jujur dan terbuka diantara pasangan.

Terapi yang boleh langsung dicoba adalah tehnik ‘squeeze’ atau penekanan.

Caranya adalah sebagai berikut.

Pertama-tama pasangan saling memijat tubuh satu sama lain, atau melakukan ‘foreplay’ yang diinginkan.

Kemudian baringkan tubuh si pria di tempat tidur, dan terus berikan ia rangsangan, sampai ia sudah ingin mencapai orgasme.

Saat orgasme hampir tercapai, si pria harus memberi tahu pasangan wanitanya. Saat pria sudah akan mencapai orgasme,sang wanita harus langsung melakukan penekanan di glans penis pria(kepala penis, yang mendekati bagian batang penis, dengan satu atau kedua tangannya, ibu jari di bawah glans penis, telunjuk dan jari tengah di atas glans penis) selama kurang lebih 15 detik. Maka si pria akan kehilangan keinginan untuk ejakulasi, dan ereksinya akan berkurang sekitar 10-30%. Tetapi setelah 30 detik kemudian, ‘foreplay’ dapat dilakukan lagi, termasuk menstimulasi kembali penis pria. Apabila pria sudah ingin orgasme lagi, dapat dilakukan tehnik penekanan (squeeze)ini lagi.

Lakukan tehnik penekanan ini beberapa kali sebelum dibiarkan terjadi orgasme pada si pria. Setelah beberapa kali dilakukan sesi terapi ini, diharapkan pria dapat menahan ejakulasinya menjadi lebih lama, dan masalah ejakulasi dini dapat dihilangkan.

“DUH,SULITNYA MENCAPAI ORGASME..”

Sulitnya orgasme dapat diakibatkan oleh kurangnya pendidikan seks atau faktor psikologis. Dapat juga merupakan akibat dari adanya faktor fisik seperti kerusakan vagina setelah melahirkan atau efek samping dari obat tertentu.

Sulitnya orgasme jarang terjadi pada pria, dan biasanya terjadi pada wanita. Hanya sekitar satu dari tiga wanita yang mencapai orgasme pada tiap kali berhubungan intim, tanpa stimulasi tambahan pada klitorisnya. 10% wanita tetap tidak dapat mengalami orgasme, walaupun telah dilakukan berbagai foreplay dan rangsangan.

Apabila anda tidak puas atau merasa tidak sreg dengan frekuensi atau segala sesuatu yang dilakukan oleh pasangan selama anda berdua berhubungan intim, komunikasikanlah secara jujur dan terbuka dengan pasangan.

Mungkin anda perlu melakukan perubahan tehnik hubungan seks anda. Contohnya, mungkin anda memerlukan waktu yang lebih lama untuk melakukan foreplay (merangsang satu sama lain dengan sentuhan dan ciuman sebelum melakukan hubungan seksual).

SAKIT SAAT BERHUBUNGAN INTIM

WANITA

Ada beberapa penyebab seorang wanita merasa sakit saat berhubungan intim. Yaitu karena adanya infeksi atau iritasi pada vulta /bibir luar kemaluan(pada penderita herpes genital,kandidiasis (infeksi jamur), kista, kemerahan vulva atau reaksi alergi).

Dapat juga infeksi pada vagina itu sendiri yang mengiritasi dinding vagina dan menyebabkan hubungan intim terasa nyeri. Jaringan parut bekas episiotomi (guntingan jalan lahir saat melahirkan), juga dapat menyebabkan rasa sakit saat berhubungan intim.

Penyakit yang terjadi di rahim dapat menyebabkan rasa sakit saat penis menyentuh bagian terdalam vagina wanita. Yaitu pada penyakit radang panggul (pelvic inflammatory disease), kehamilan diluar kandungan, endometriosis, kista ovarium dan tumor ovarium.

Kelainan kandung kencing seperti radang kandung kencing, radang saluran kencing dan penyakit sistokel dapat menyebabkan foreplay dan hubungan intim terasa sakit.

Radang sendi (artritis) atau sakit kronik pada punggung bawah juga dapat menyebabkan rasa sakit selama hubungan intim.

Sebaiknya dicari dahulu penyebabnya, dan segera diatasi. Untuk menghilangkan sakit secara sementara, dapat meminum aspirin satu jam sebelum melakukan hubungan intim.

PRIA

Pria juga dapat merasa sakit dalam berhubungan intim. Penyebabnya adalah sebagai berikut.

Kulit penis yang terlalu rapat pada pria yang belum disirkumsisi (disunat) dapat menyebabkan rasa sakit saat berhubungan intim. Infeksi dan iritasi kulit penis (pada penderita herpes genital, alergi) juga dapat merupakan penyebabnya. Beberapa spermisida (zat pembunuh sperma sebagai alat kontrasepsi) dapat menyebabkan rasa terbakar pada beberapa pria yang alergi terhadap zat tersebut.

Infeksi pada kelenjar prostat, saluran kencing, testis, juga kanker penis atau kanker testis dan radang sendi (artritis) pada punggung bawah dapat menyebabkan rasa sakit saat berhubungan intim

VAGINISMUS

Vaginismus adalah keadaan dimana otot bawah vagina tegang dan menutup kencang, sehingga tidak dapat dimasukkan penis untuk melakukan hubungan seksual.

Vaginismus adalah reaksi yang alami dari vagina untuk melindungi dirinya. Beberapa penyebab terjadinya vaginismus adalah infeksi, kelainan otot, ketakutan terhadap rasa sakit atau ketakutan akan kehamilan. Masalah ini dapat terjadi saat gairah seksual yang seharusnya ada pada wanita, terhalang oleh faktor psikologis tertentu.

Periksalah ke dokter apakah ada infeksi pada vagina.

Apabila tidak ada, maka terapi berikut dapat dilakukan.

Baringkanlah si wanita, perlahan-lahan, dalam suasana yang tenang dan romantis. Biarkan lah ia relaks. Mintalah ia untuk membayangkan atau memfantasikan suatu gambaran seksual yang ia suka, dan bernapas dengan tenang. Perlahan-lahan, masukkanlah bagian atas satu jari anda pada pasangan wanita anda yang mengalami vaginismus. Jangan dipaksa, tunggulah sampai otot bagian bawah vaginanya agak lemas, kemudian masukkan lebih dalam lagi jari tersebut.

Lakukanlah latihan ini selama 5 menit, 2 kali sehari.

Apabila berhasil, lakukanlah dengan 2 jari, pada hari ke 3 dan ke 4, 2 kali sehari.

KEHILANGAN GAIRAH SEKSUAL PADA PRIA

Hormon seks testosteron merangsang gairah seksual pada pria. Apabila kadar hormon testosteron pada tubuh rendah, maka gairah seksual dan kapasitas untuk dirangsang biasanya berkurang. Ada beberapa penyebab rendahnya kadar hormon testosteron pada tubuh pria, yaitu pada penyakit hati, penyakit ginjal atau penyakit kelenjar pituitari di otak. Juga dapat disebabkan karena obat-obatan tertentu yang diminumnya. Kehilangan gairah seksual juga dapat terjadi karena kelelahan, stress atau rasa sakit.

Gairah seksual juga sering berkurang pada pasangan yang telah menikah dalam waktu yang cukup panjang, pada stress karena perceraian, pada pria yang mengalami ejakulasi dini dan juga pada penderita impotensi.

Kehilangan gairah seksual karena penyebab penyakit tentu harus diobati dari penyakitnya. Tetapi yang disebabkan karena gairah psikologis, dapat dicoba berbagai tehnik baru. Cobalah membaca berbagai buku mengenai tehnik seksual, tehnik relaksasi dan fantasi seksual. Komunikasikanlah dengan pasangan keinginan dan kendala yang ada.

KEHILANGAN GAIRAH SEKSUAL PADA WANITA

Biasanya hanya sedikit wanita yang kehilangan gairah seksualnya disebabkan oleh faktor fisik seperti penyakit, obat, atau ketidakseimbangan hormon. Biasanya penyebab tersering pada wanita adalah stress, konflik, kemarahan, alkohol, kelelahan, atau sedang meminum obat yang mempengaruhi gairah seksualnya (obat-obatan yang mengurangi gairah seksual adalah obat obatan narkotik dan obat penenang).

Sebelum mengetahui bagaimana cara membangkitkan kembali gairah seksual pada wanita, sebaiknya diketahui juga, bagaimana sih sebenarnya proses terjadinya rangsangan pada seorang wanita.

Sebelum wanita dapat merespon secara seksual, ada beberapa faktor penting yang harus diperhatikan.

Kondisi yang penting ada untuk kegairahan seorang wanita adalah lingkungan yang nyaman, santai dan aman, secara fisik dan psikologis.

Ketakutan akan ditolak, diterlantarkan atau kehamilan dapat mengurangi terjadinya gairah seksual.

Suatu keharusan dalam proses hubungan intim yang menyenangkan bagi wanita adalah ia harus menerima rangsangan fisik yang cukup pada daerah sensitifnya, seperti pada klitoris, apabila anda menginginkan si wanita benar-benar mengalami lubrikasi dan akhirnya mencapai orgasme. Lubrikasi dapat terjadi dari zat pelicin dan pelembab yang dikeluarkan oleh dinding vagina. Zat ini membuat penis mudah masuk dan keluar dari vagina secara nyaman.

Berapa lamanya rangsangan yang harus dilakukan sebelum wanita dapat mengalami orgasme biasanya berbeda antara tiap wanita. Juga tipe foreplay yang disukai oleh tiap wanita biasanya berbeda. Tidak adanya komunikasi antara pasangan mengakibatkan seorang pria tidak mengerti apa yang diinginkan oleh si wanita untuk mencapai kepuasan seksualnya. Beberapa wanita ada yang merasa takut untuk mengutarakan keinginannya, karena dianggap bahwa tidak seharusnya seorang wanita meminta apa yang diinginkannya pada hubungan intim. Pada budaya yang masih konvensional, wanita diharuskan untuk hanya menerima perlakuan seksual dari suaminya, tanpa diperbolehkan menuntut.

Ini dapat menyebabkan turunnya gairah seksual pada wanita tersebut.

Orgasme pada wanita tidak terlalu terlihat seperti pada pria. Yang terjadi pada orgasme ini adalah kontraksi intens dari seluruh otot di tubuh, termasuk otot vagina dan terkadang disertai kontraksi otot rahim wanita.

Nah, pastilah untuk membangkitkan kembali gairah seksual wanita, diperlukan berbagai variasi cara dan keinginan untuk menyenangkan si wanita.

Cobalah untuk menjadi pria yang sensitif, pengertian, mengalah, dan romantis. Janganlah terburu-buru untuk menuju daerah intim dan melakukan hubungan intim. Lakukanlah dahulu foreplay yang diinginkannya, dan berikanlah berjuta bentuk kasih sayang pada pasangan wanita anda.

( dr.Sonia Wibisono )
* http://kabarindo.com/articledetail.php?id=7&p=dr.Sonia%20Wibisono

Posted in sex. 1 Comment »

One Response to “GANGGUAN SEKS”

  1. bejo Says:

    Saya Bejo,Saya mau nanya nich…apa boleh kita melakukan hubungan sex dengan pasangan kita yang sedang hamil tua (8 jalan ke 9 Bulan) kalau boleh tolong donk…saya dikasih tips untuk posisi yang aman bagi kandungan dan janin pasangan saya


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • RSS Terbaru dari Pinginsehat.Info

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
  • RSS Top Movies

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
  • %d bloggers like this: