Biar nggak salah dalam memutihkan gigi

Bahan kimia apa sih yang digunakan untuk memutihkan gigi ?
Pemutih yang dijual bebas atau digunakan oleh dokter gigi biasanya menggunakan bahan peroxide. Bahan ini akan masuk ke lapisan gigi dan membersihkan noda. Sedang pasta gigi tidak mengandung zat pemutih, ia hanya membersihkan kotoran, tetapi tidak akan mengubah warna email gigi. Kini beberapa produk pasta gigi mengandung dosis kecil peroxide.

Pasta gigi yang mengandung pemutih efektif nggak ?
Not very well, karena gigi kita hanya kontak dengan bahan kimia itu saat kita menggosok gigi. Lagipula tercampur oleh air liur dan air saat kita berkumur. Butuh waktu yang lama untuk melihat hasil yang diinginkan.

Kalau produk pemutih gigi ?
Beberapa produk dapat digunakan sendiri dengan cara yang sangat mudah. Kita bisa memilih peroxide dalam berbagai bentuk: Stips, Jel, Pulpen dan bantalan atau busa pelindung. Peroxide berbentuk strip, sangat kecil, hampir tidak kelihatan. Digunakan dua kali sehari selama 30menit dalam periode dua minggu. Yang bentuk jel, oleskan pada gigi dengan sikat kecil dua kali sehari dalam dua minggu. Pemutih berbentuk pulpen hampir sama. Sedangkan ’busa pelindung’ bentuknya seperti bantalan yang diletakkan diantara gigi setelah gigi dioleskan peroxide. Alat ini bisa dibeli di dokter gigi atau toko obat. Semua jenis pemutih tadi cukup efektif memutihkan gigi, tetapi jika tak cocok bisa berakibat iritasi pada gusi.

Bagimana dengan dokter gigi ?
Dokter gigi akan menggunakan peroxide dalam dosis lebih banyak, terkadang memakai laser untuk mempercepat pemutihan. Bantalan atau busa pelindung yang digunakan juga disesuaikan dengan kondisi gigi tiap orang. Selain itu dokter akan menjaga agar gusi kita tidak iritasi dibanding kalau kita menggunakan pemutih sendiri di rumah. Pemutihan yang dilakukan di dokter gigi mungkin yang paling aman dan efektif, tapi tentu saja harganya mahal.

Gigi yang ditambal bisa diputihkan?
Pemutih gigi tidak akan bekerja pada mahkota gigi atau gigi yang ditambal. Kita hanya bisa memutihkan gigi alami saja.

Apakah hasilnya bertahan lama ?
Warna putih pada gigi akan pudar dalam sebulan, apalagi kalau sering minum kopi, teh, red wine, atau mengkonsumsi makanan yang meninggalkan noda pada gigi. Satu hal lagi, kalau kita merokok, gigi akan lebih cepat berubah warna.

Apa efek samping memutihkan gigi ?
Pemutihan lama-lama akan membuat gigi lebih sensitif dan peroxide akan membuat gusi iritasi. Sejumlah bukti menunjukkan bahwa kekuatan email gigi akan berkurang karena penggunaan bleaching atau pemutih secara berkala. Orang yang memiliki gigi sensitif dan penyakit gigi, serta gigi berlubang, tidak disarankan untuk melakukan pemutihan

http://kafeperempuan.com/showthread.php?t=16

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • RSS Terbaru dari Pinginsehat.Info

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
  • RSS Top Movies

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
  • %d bloggers like this: