Habis Makan Jangan Langsung Gosok Gigi

Bangun tidur kuterus mandi
Tidak lupa menggosok gigi
Habis mandi kutolong ibu
Membersihkan tempat tidurku….

Sadar ataupun tidak sadar, lagu itu telah mendarah daging di diri kita. Bagaimana tidak, mulai dari zaman kakek nenek kita dulu sampai sekarang, semua anak rata-rata mengetahui lagu tersebut. Ada satu aktifitas positif di dalam lagu tersebut, yaitu menggosok gigi.

Ya, menggosok gigi merupakan cara yang mudah dan murah untuk merawat gigi. Karena gigi adalah alat mekanis untuk mencerna makanan, sehingga kalau sampai rusak, otomatis asupan makanan tidak bisa lagi sempurna. Pernah sakit gigi ? Pasti sangat menyiksa kan ?
Namun banyak sekali kesimpang siuran mengenai kegiatan menggosok gigi ini. Diantaranya adalah …

dianjurkan kepada kita menggosok gigi dua kali sehari sehabis sarapan dan sehabis makan malam. Memang tujuan menyikat gigi adalah membersihkan sisa-sisa makanan dari dalam mulut kita. Sehingga bakteri tidak dapat berkembang biak dalam mulut. Namun yang menjadi masalah adalah, menyikat gigi sesaat setelah makan malahan merusak gigi itu sendiri. Nah lo ? Lantas ?

Jadi begini, ketika kita selesai makan, sisa makanan (khususnya makanan berkarbohidrat), akan mengalami fermentasi terhadap gula (glukosa) makanan. Hasilnya, berupa senyawa yang bersifat asam dan membuat lingkungan di sekitar gigi bersuasana asam. Dalam beberapa menit, derajat keasaman tadi akan akan menurun atau pH-nya turun. Bila berlanjut, penurunan nilai pH akan sampai ke nilai pH kritis, yaitu nilai pH yang dapat memicu dekalsifikasi (hilangnya garam kalsium) pada email gigi.
Bila zat gula pada plak habis difermentasi, sejumlah bakteri lain diantaranya Veillonella alcalescens, akan merusak kembali senyawa asam hasil fermentasi tersebut. Dengan demikia setelah beberapa saat, pH plak akan berangsur naik kembali mencapai pH normal. Demikianlah yang selalu terjadi setelah kita makan, terutama makan makanan yang mengandung gula.

Berbagai penelitian memperlihatkan, pH akan kembali normal setelah 20-30 menit pascamakan. Dari kenyataan di atas, dapat dikatakan masa 20-30 menit setelah kita makan makanan karbohidrat (mengandung gula) merupakan saat-saat sangat rentan untuk terjadinya kerusakan gigi. Penyikatan gigi pada saat derajat keasaman dalam mulut masih kritis ini akan menambah kerusakan permukaan gigi. Jadi, jangan langsung menyikat gigi sehabis makan, tunggulah sampai lewat masa genting sesudah makan, yaitu sekitar setengah jam sesudah makan.

Oh ya, cara menyikat gigi yang salah dapat merusak gigi juga. Jadi menyikatlah gigi dengan benar dan pilih bulu sikat yang tidak terlalu keras.
Jadi siap membersihkan gigi terus merapikan tempat tidur ?

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • RSS Terbaru dari Pinginsehat.Info

  • RSS Top Movies

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
  • Follow

    Get every new post delivered to your Inbox.

    %d bloggers like this: